Finalisasi AD/ART

Finalisasi AD/ART KUPS Rotan Upaya Memperkuat Kelembagaan

Finalisasi AD/ART atau Anggara Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KUPS Rotan sebagai upaya memperkuat kelembagaan. AD/ART sangat penting bagi sebuah organisasi atau lembaga. Semua anggota harus tunduk pada AD/ART.

“Kita sedang mendamping anggota KUPS Rotan untuk menyelesaikan atau finalisasi AD/ART. Kita berharap akhir tahun 2020 ini, AD/ART sudah bisa disahkan. Ini bagian dari upaya untuk memperkuat kelembagaan,” kata Specialis Livelihoods Program PRCF Indonesia, Azri Ahmad di Kantor LPHD Lauk Bersatu, Sabtu (19/12/2020).

Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Rotan sudah setahun lebih terbentuk. Namun, AD/ART belum disahkan oleh anggotanya. Proses penyusunan AD/ART adalah bagian pembelajaran dalam berorganisasi untuk memperkuat KUPS itu sendiri.

“Kita memaklumi, anggota KUPS Rotan berlatang belakang pendidikan rendah. Tidak mudah memberikan pembelajaran berorganisasi. Perlu proses waktu panjang agar mereka bisa memahami bagaimana cara berorganisasi,” jelas Azri.

Termasuk dalam menyusun AD/ART yang sebelumnya mereka tidak pahak sama sekali. Mereka banyak tahu organisasi itu ada ketua, sekretaris, bendahara dan anggota. Tapi, mereka kebanyakan belum paham soal AD/ART yang merupakann fondasi utama dalam sebuah organisasi.

“Makanya kita selalu dampingi dalam penyusunan AD/ART agar mereka benar-benar memahami penyusunannya. Sebab, AD/ART akan menjadi peraturan bagi KUPS Rotan yang nantinya harus dipatuhi oleh seluruh anggotanya. Jadi, mereka harus benar-benar paham apa yang disusun,” papar Azri.

Input Keuangan

Selain mendampingi finalisasi AD/ART, PRCF juga melakukan pendampingan untuk input keuangan KUPS Rotan. Mereka juga diajarkan cara melakukan input keuangan terhadap anggaran yang mereka gunakan atau terima. Langkah ini dilakukan agar dalam pengelolaan keuangan sesuai standar.

“Input keuangan ini sangat penting agar setiap anggaran yang digunakan benar-benar bisa dipertanggungjawabkan. Semua harus sesuai standar yang telah ditentukan. Untuk itulah, kita selalu dampingi dalam input keuangan,” tambah Azri.

KUPS apabila kuat secara kelembanggaan pasti memberikan manfaat besar bagi anggota maupun masyarakat Nanga Lauk. Jangan sampai KUPS justru lemah karena para anggotanya tidak memahami cara berorganisasi. Mereka harus paham AD/ART serta soal keuangan. (ros)