Pelatihan produk olahan ikan

Pelatihan Produk Olahan Ikan dan Packaging

Pelatihan produk olahan ikan kembali digelar KUPS Ikan Muara Abadi Desa Nanga Lauk, Jumat (19/3/2021). Instrukturnya dari Dinas Perikanan Kapuas Hulu. Membuat kerupuk kering dan cara pengemasannya (packaging) menjadi bahan latihan utama.

“Alhamdulillah pelatihan kerupuk kering dan packaging KUPS Ikan Nanga Lauk dengan narasumber dari Dinas Perikanan KH berjalan lancar. Pesertanya adalah ibu-ibu Desa Nanga Lauk,” kata Specialist Program Livelihoods PRCF Indonesia, Azri Ahmad.

Desa Nanga Lauk salah satu penghasil terbesar ikan air tawar. Selama ini banyak ikan dijual dalam keadaan hidup. Kadang juga sudah dalam berbentuk ikan asin. Kali ini ikan yang melimpah itu dibuat menjadi kerupuk kering.

“Kapuas Hulu sangat terkenal dengan kerupuk basah. Di Nanga Lauk kerupuk basah sudah sangat familiar. Tapi, untuk kerupuk kering masih belum. Pelatihan produk olahan ikan berbentuk kerupuk kering ini bisa menjadi produk yang bisa dijual ke mana saja karena tahan lama,” ungkap alumni Fakultas Kehutanan Untan ini.

Dinas Perikanan sudah mengajarkan cara membuat kerupuk kering tersebut. Sekarang, tinggal dipraktikkan. KUPS Ikan didampingi untuk bisa menghasilkan produk kerupuk kering tersebut. Pihak Dinas  Perikanan juga siap mempromosikan kerupuk kering dari Desa Nanga Lauk.

“Hal lebih penting dari pelatihan tersebut juga adalah membuat kemasasan atau packaging agar kerupuk menjadi tahan lama dan menarik,” tambah Azri.

Lima Manfaat Packaging

  1. Melindungi Produk. Fungsi terpenting packaging produk adalah untuk melindungi produk agar tidak mudah rusak. Kemasan produk memberikan perlindungan agar isi produk tidak mudah tergores, basah, dan cacat. Apalagi saat pengiriman produk, terkadang produk berisiko rusak di dalam perjalanan karena terjatuh atau tertimpa barang lain. Namun, dengan adanya ackaging yang baik, produk menjadi lebih terjamin keamanannya.
  1. Membangun Kepercayaan Konsumen. Kemasan produk secara tidak langsung dapat meningkatkan kepuasan konsumen. Konsumen akan puas bila produk yang dibeli masih dalam kondisi baik. Nah, disinilah fungsi packaging produk untuk melindungi seluruh bagian produk agar tidak mudah rusak. Jika konsumen puas, maka kepercayaan konsumen terhadap produk secara otomatis akan terbangun.
  1. Menambah Daya Tarik. Jika kita amati perilaku konsumen saat berbelanja di minimarket, tidak semua konsumen memiliki waktu untuk berlama-lama mengamati produk satu-persatu. Ada konsumen yang mendapatkan produk yang dicari dengan hanya melihat logo atau packaging produk tersebut. Kemasan atau packaging merupakan salah satu media komunikasi antara produk dengan konsumennya. Bila packaging produknya terlihat menarik dan memilik karakter yang kuat, maka besar kemungkinan konsumen akan selalu ingat dengan produk tersebut.
  1. Mempromosikan Produk. Pada kemasan produk, dicantukan sejumlah informasi tentang produk itu. Seperti nama brand, logo, tagline, harga, alamat website, akun media sosial, manfaat, cara pembuatan produk, dan lain-lain. Informasi tersebut adalah bagian dari cara promosi untuk memperkenalkan keunggulan produk. Namun, pastikan informasi produk tidak sampai memenuhi desain kemasan, karena akan membuatnya jadi tidak menarik.
  1. Memperkuat Karakteristik Produk. Jika memasarkan produk yang sama dengan pebisnis lain, kemasan produk dapat jadi strategi untuk membuat perbedaan. Kemasan akan jadi identitas bisnis. Jika kemasan produknya menarik, konsumen dapat lebih mudah mengingat bisnis dan tahu apa yang membedakan bisnis dengan bisnis lain yang menjual produk yang sama. (ros)