imanul_huda-3

Imanul Huda
PRCF Indonesia
Country Program Manager

Imanul Huda atau lebih sering di panggil sebagai Pak Im Bergabung dengan PRCF sejak pertengahan 1999 hingga saat ini. Pak Im bekerja dengan komunitas dan organisasi lokal untuk memberdayakan masyarakat pribumi disekitar hutan di Kalimantan barat untuk melestarikan kebudayaan (Tenun Ikat), manajemen hutan berkelanjutan dan pengembangan produk hasil hutan non kayu untuk penggunaan yang berkelanjutan, serta monitoring spesies terancam punah Tomistoma di Taman Nasional Danau Sentarum.
Pak Im bertanggung jawab atas pengawasan kegiatan lapangan.
Penghargaan yang pernah diraih yaitu penghargaan dari Kementrian Kehutanan sebagai Kader Konservasi Terbaik Tingkat Provinsi pada tahun 2006 dalam Kompetisi Reforestasi dan Konservasi Alam. Saat ini Pak Im terdaftar sebagai anggota dari The IUCN Species Survival Commission Crocodile Specialist Group and Tomistoma Task Force.

syamsuri

M. Syamsuri
PRCF Indonesia
Koordinator Program Lapangan

Syamsuri atau sering juga dipanggil sebagai Pak Syam memiliki lebih dari 14 tahun pengalaman dalam kegiatan Pengembangan Masyarakat; fasilitasi pelatihan, pengorganisasian komunitas masyarakat kehutanan dan pengembangan NTFP ini. Lebih dari lima tahun pengalaman dalam kegiatan konservasi orangutan dan Program Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (Hutan Desa).
Syamsuri saat ini menjabat sebagai koordinator lapangan untuk wilayah Kalimantan Barat, Indonesia pada Program “Pengembangan Hutan Desa untuk Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu Berkelanjutan, di Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat”.

Syamsuri telah mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kehutanan sebagai Kader Konservasi terbaik Tingkat Provinsi pada tahun 2007, dalam Kompetisi Reforestasi dan Konservasi Alam.

windi

Windi Irani Suci
PRCF Indonesia
Staff Program

Berbekal ijazah Sarjana Manajemen Hutan, Windi bergabung dengan PRCF – Indonesia sejak Juni 2015 dalam Program Pemberdayaan Wanita dan Pembangunan Ekonomi Komunitas; survei sosial ekonomi, pelatihan, konservasi tanaman pewarna dan akses pasar. Windi juga memiliki lebih dari 10 tahun pengalaman dalam kegiatan survei sosial ekonomi dan pemetaan saat masih bekerja di orgniasasi lain.

65056_10200736734804624_10930556_nJaniarto Paradise Pawa

Staff Program, Indonesia
Menyelesaikan program pendidikan sarjana Universitas Tanjungpura pada tahun tahun 2010. Selama menjalani pendidikan sarjana, Janiarto aktif mengikuti kegiatan-kegiatan seminar, workshop dan pelatihan, terutama dalam bidang konservasi alam dan lingkungan. Janiarto juga tercatat sebagai Kader Konservasi Kalimantan Barat, hingga saat ini.

Pada tahun 2011, melanjutkan pendidikan pada jenjang magister di Departemen Arsitektur Lanskap, Institut Pertanian Bogor dan diselesaikan dengan penelitian perencanaan kawasan desa wisata secara partisipatif di Ensaid Panjang tahun 2014. Selama menjalani pendidikan magister, aktif mengikuti kegiatan seminar dan workshop yang berhubungan dengan perencanaan, manajemen dan desain lanskap.

Pertengahan 2011, penulis menjadi volunteer surveyor kegiatan Survey Potensi Anggrek dan Tanaman Hias di Desa Ensaid Panjang, Sintang dan kegiatan Survey Habitat Penyu di Paloh, Sambas Kalimantan Barat yang dilaksanakan oleh PRCF – Indonesia. Saat ini Janiarto bekerja sebagai staff program PRCF Indonesia untuk bidang Konservasi Biodiversitas di Kapuas Hulu.

Yadi Purwanto
Staff Program, Indonesia

Yadi Purwanto
PRCF Indonesia
Staff Program, Indonesia
Menyelesaikan Program pendidikan S1 di Universitas Tanjungpura Pontianak Fakultas Kehutanan pada tahun 2004, berpengalaman selama 7 tahun untuk berbagai survey penelitian antara lain : Sosial Ekonomi Masyarakat, monitoring satwa, penelitian landscape dan landuse, survey, Pengumpulan data populasi Orangutan dalam survey Kalimantan Wide Survey. Mahir menggunakan GIS. Bergabung dengan PRCF-Indonesia sejak Juli 2017 ketika mengawal program Pengelolaan KHDTK (Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus) UNTAN

ipang n

Ipank Nugroho
Staff Lapangan, Indonesia

Ipank adalah staf lokal dari Sri Wangi Village, Kapuas Hulu. Dia bekerja dengan PRCF Indonesia sejak Juni 2014 Program Bantuan Bidang di Program “Pengembangan Hutan Desa untuk Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu Berkelanjutan, di Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.”

fifiyati

Fifiyati Hoesni
PRCF Indonesia
Koordinator Program Lapangan

Fifiyati Hoesni memiliki adalah lulusan Sarjana Manajemen Hutan dengan lebih dari 11 tahun pengalaman dalam Program Revitalisasi Tenun Ikat Dayak (Dayak Desa, Dayak Iban dan Dayak Mualangan) untuk mendorong pelestarian budaya, konservasi hutan, dan mata pencaharian berkelanjutan dan kelompok-kelompok swadaya. Fifi juga memiliki pengalaman lebih dari tiga tahun dalam bidang Penyedia Jasa Layanan Pengembangan Bisnis. Saat ini Fifi berperan sebagai koordinator lapangan Kalimantan Barat, Indonesia untuk Sustainable Consumption and Production (SCP) of Hand Woven Textiles (Songket, Ulos, Abaca, Ikat): Female, Entrepreneurship di Indonesia dan Filipina ” dan “Pengembangan Produk Hasil Hutan Non-Kayu melalui Konservasi Tanaman Pewarna dengan Gender and Sustainable di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat” untuk program Kolaborasi Yayasan PRCF Indonesia dan ASPPUK (Association for Women in Small Business Assistance).
Fifiyati Hoesni pernah mendapatkan penghargaan komunitas kewirausahaan atas dedikasinya untuk proyek tenun ikat Dayak di Kalimantan, Indonesia dari Arthur Guinness Fund dan British Council, pada tahun 2014.

Amaliatun Hasanah
PRCF Indonesia
Koordinator Administrasi dan Keuangan

Amaliatun Hasanah atau biasa dipanggil sebagai Ama bergabung dengan PRCF pada akhir tahun 1999, sebagai koordinator administrasi dan keuangan. Ama bekerja dalam beberapa proyek untuk mendukung kegiatan bidang pengembangan masyarakat, konservasi hutan dan satwa liar serta pelestarian budaya (Tenun Ikat), di Kalimantan Barat, Indonesia.

agus tinus

Agus Tinus
PRCF Indonesia
Staff Lapangan

Agustinus memiliki gelar sarjana dalam bidang pertanian, saat ini sudah lebih dari 11 tahun pengalaman yang dimilikinya dalam bidang Pengembangan Masyarakat seperti penguatan kelembagaan dan pelatihan pertanian. Agus juga memiliki lebih dari lima tahun pengalaman dalam kegiatan Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat (Hutan Desa). Saat ini Agus Tinus adalah fasilitator lapangan di wilayah Kalimantan Barat, Indonesia pada Program “Pengembangan Hutan Desa untuk Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu Berkelanjutan, di Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat”.

Rio Afiat

Staff Program, Indonesia

Rio Afiat, memiliki gelar sarjana dalam bidang pendidikan di Universitas Tanjungpura Pontianak. Mulai bergabung di Yayasan PRCF Indonesia sejak 2016 sebagai staff lapangan setelah 1 tahun sebagai volunteer. Tahun 2016 hingga sekarang (2018) mendampingi Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lauk Bersatu Desa Nanga Lauk Kabupaten Kapuas Hulu dalam mengelola, memanfaatkan dan mengembangkan NTFP dalam program Sustainable Forest and Biodiversity Management in Borneo ADB TA 8330-INO. Selain itu, menjadi tim pengelola pengetahuan (Knowledge Management) dalam program Pengembangan Hutan Desa Melalui Pemanfaatan HHBK dan Jasa Ekosistem Secara Berkelanjutan di Kabupaten Kapuas Hulu Konsorsium AOI tahun 2017/2018.

 

Aloysius Kahariayadi
Staff Program, Indonesia

Aloysius Kahariayadi biasa dipanggil “aloy” menyelesaikan S1 nya di Fakultas Kehutanan Universitas Tanjungpura pada tahun 2014.  Semasa kuliah dia pernah menjadi tenaga bantu enumerator untuk dosen yang menggambil gelar doktor pada penelitian tanaman obat tradisional di daerah Kec. Ambalau, Kab. Sintang. Pernah bergabung dalam tim restorasi hutan di daerah Kapuas Hulu waktu magang di Kesatuan Pengelolaan Hutan membuatnya terpanggil untuk menjadi sahabat masyarakat sekitar hutan. Mulai bergabung dengan PRCF pada pertengahan 2015. Pada agustus 2016 di amanahkan menjadi Fasilitator tengkawang dalam pengembangan HHBK berbasis masyarakat pada program MCAI.

wisnu h.w

Wisnu Hendra Wardana
Staff Lapangan, Indonesia

Wisnu adalah staf lokal dari Desa Nanga Yen, Kapuas Hulu. Wisnu bekerja dengan PRCF Indonesia sejak Juni 2014 untuk Program Bantuan Bidang di Program “Pengembangan Hutan Desa untuk Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu Berkelanjutan, di Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.”

tajok

FX. Tajok
Staff Lapangan, Indonesia

Tajok adalah staf lokal dari Tanjung Village, Kapuas Hulu. Dia bekerja dengan PRCF Indonesia sejak Juni 2014 Program Bantuan Bidang di Program “Pengembangan Hutan Desa untuk Mendukung Konservasi Keanekaragaman Hayati dan Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu Berkelanjutan, di Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat.”