Program Konservasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kontrak 25 Tahun

Imanul Huda beserta tim saat sedang mempersiapkan program pemberdayaan masyarakat di Nanga Lauk

Pontianak PRCF. Biasanya program pemberdayaan masyarakat itu kisaran lima tahun. Tapi, program Yayasan Pelestari Ragamhayati dan Cipta Fondasi Indonesia atau  People Resources Conservation Foundation (PRCF) Indonesia di Desa Nanga Lauk Kabupaten Kapuas Hulu berdurasi sampai 25 tahun. Inilah model pertama private sector terlama yang pernah ada di Indonesia. 

“Benar, durasinya sampai 25 tahun. Waktu yang cukup lama. Tentu dengan tujuan program yang telah direncanakan dengan matang bisa terwujud secara nyata,” kata Imanul Huda S Hut M Hut, Direktur Yayasan PRCF Indonesia di kantornya, Selasa (17/9/2019).

Pada minggu terakhir bulan ini, program tersebut akan dimulai. Seluruh Tim Pengelola Program Hutan Desa akan turun ke Nanga Lauk. Mereka akan melakukan kick off  program atau sosialisasi dimulai proyek konservasi hutan desa itu. Program tersebut meliputi penguatan kelembagaan lembaga desa, penguatan kapasitas masyarakat, konservasi, patroli hutan, rehabilitasi.

“Kita juga melakukan pengembangan mata pencaharian masyarakat. Kebetulan di sana banyak madu, ini akan kita kembangkan. Ada juga olahan dari ikan, ekowisata, dan tanaman karet,” jelas Huda. (ros) 

 

Please follow and like us:
error0