Patroli hutan secara regular dilakukan LPHD Lauk Bersatu Desa Nanga Lauk. Dari September sampai Oktober 2022 lalu, tim patroli ini telah menjalankan tugasnya. Banyak temuan satwa dan tumbuhan yang ditemukan.

Didampingi oleh PRCF Indonesia, pada tanggal 12, 13, dan 15 September 2022, tim patroli LPHD Lauk Bersatu melakukan tugasnya dengan menempuh jarak 110,1 kilometer. Pada patroli tiga hari ini, mereka mencatat 182 temuan yang terdiri dari 54 perjumpaan satwa, 4 tanda satwa, 105 tumbuhan, 9 temuan gangguan dan 10 fitur. Semua itu tercatat dalam SmartPatrol.

Pada 16-17 September mereka istirahat dua hari. Kemudian,  pada 18 September mereka kembali melakukan patroli. Kali ini jarak patroli yang mereka tempuh sejauh 47,21 kilometer dengan 62 temuan terdiri dari 40 satwa, 20 tumbuhan, 1 tanda satwa dan 1 fitur.

Usai melakukan patroli hutan desa di bulan September, tim kembali melakukan aksinya di bulan Oktober. Pada 17 Oktober, tim ini melakukan patroli sejauh jarak 53,01 kilometer dengan 70 temuan yang terdiri dari 29 perjumpaan satwa, 26 tumbuhan, dan 15 fitur. Esoknya mereka istirahat untuk mempersiapkan patroli berikutnya.

Setelah istirahat satu hari, tim kembali melakukan patroli pada 19 dan 20 Oktober 2022. Pada patroli ini mereka menempuh jarak 78,47 kilometer dan berhasil mencatat temuan 32 hewan, 70 tumbuhan, dan 6 fitur.

“Semua jadwal patroli yang sudah direncanakan berhasil dijalankan dengan baik. Kali ini banyak temuan dan semuanya dicatat dalam aplikasi smartpatrol. Dari temuan itu nantinya akan kita analisis,” kata Specialist Program Conservation PRCF Indonesia, Erik Munandar S Hut, Selasa (1/11/2022).

Nama Wilayah

Tak hanya sekadar melakukan patroli hutan desa, tim juga berhasil mencatat nama-nama yang masuk areal hutan desa Nanga Lauk. Dalam catatan tim patroli hutan ada 13 nama wilayah, yakni Kerinan Melampam, Pintas Belayak, Sungai Kematian, Penyangkau Basin, Pintas Suak Pelaik, Kerinan Menani, Suak Pelaik, Sungai Tunggal, Kerinan Gerantung, Sungai Temeru, Suak Kompas Belabok, Suak Kompas, dan Ujung Danum.

Patroli hutan dilakukan tim patroli LPHD Lauk Bersatu
Seorang anggota tim patroli sedang memasang plang papan nama batas hutan desa

Selain itu, tim juga berhasil melakukan pemasangan plang batas hutan desa sesuai dengan 13 nama wilayah di atas. Pada tanggal 16-17 Oktober telah terpasang 6 papan plang nama lokasi yang menunjukan lokasi kawasan hutan desa. Kemudian, terpasang 13 plang papan nama lokasi yang berada di wilayah hutan desa. (ros)