Lembaga Pengelola Hutan Desa (LPHD) Lauk Bersatu Desa Nanga Lauk dan LPHD Bumi Lestari Desa Penepian Raya berkolaborasi menggelar kegiatan “conservation awareness” pada tanggal 1 – 4 Juni 2024 di Desa Penepian Raya Kecamatan Jongkong Kapuas Hulu.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mempromosikan konservasi hutan di kalangan generasi muda. Fokus utama kegiatan adalah pada pemberdayaan pemuda dan perempuan sebagai agen perubahan dalam pelestarian lingkungan.

Sebagaimana diketahui, LPHD Lauk Bersatu dan LPHD Bumi Lestari telah mendapatkan mandat dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk mengelola dan melindungi kawasan hutan desa. Praktik pengelolaan hutan yang baik ini telah berhasil mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan berupa Penghargaan Wana Lestari pada tahun 20215 diraih oleh LPHD Bumi Lestari dan tahun 2022 diraih oleh LPHD Lauk Bersatu. Kesuksesan ini tidak terlepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan lembaga mitra.

Camping malam hari di Bukit Tang dalam kegiatann “Konservasi di Hutan Desa Nanga Lauk-Rimbak Pakai Pengidop” di Desa Penepian Raya Kecamatan Jongkong Kapuas Hulu, 1 – 4 Juni 2024.

Guna memastikan keberlanjutan pemanfaatan sumber daya alam yang ramah lingkungan, peran generasi muda menjadi sangat penting. Oleh karena itu, kegiatan ini dirancang inovatif dan edukatid sesuai dengan gaya anak muda. Ada beberapa aktivitas yang dilakukan dalam kegiatan ini, seperti trial trip pengelolaan ekowisata, FGD, sharing experience dan kemah di Bukit Tang 128 Mdpl, kawasan Hutan Desa Penepian Raya.

Rio Afiat, Manajer Program SCCM Nanga Lauk, menjelaskan bahwa kegiatan ini diharapkan akan memunculkan inisiatif aksi pemuda dan perempuan khususnya di desa-desa mitra PRCF Indonesia terhadap upaya pelestarian lingkungan. Selain itu, LPHD juga diharapkan mendapatkan pengetahuan tentang manajerial organisasi yang baik melalui sharing pengalaman dengan LPHD Bumi Lestari. Dalam kegiatan ini juga dilakukan mentoring antar LPHD untuk mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan hutan desa.

Diskusi sambil menikmati keindahan alam dalam kegiatan “Konservasi di Hutan Desa Nanga Lauk-Rimbak Pakai Pengidop” di Desa Penepian Raya Kecamatan Jongkong Kapuas Hulu, 1 – 4 Juni 2024.

Kegiatan ini dilaksanakan dengan agenda yang padat selama empat hari. Pada hari pertama, peserta melakukan perjalanan dari Nanga Lauk ke Penepian Raya, dilanjutkan dengan bina suasana dan penyusunan jadwal di kantor LPHD. Hari kedua melibatkan kegiatan olahraga bersama, persiapan logistik, penelusuran sungai dan danau di Hutan Desa Penepian Raya dan camping di Bukit Tang. Aktivitas outbound dan refleksi LPHD dilakukan pada hari ketiga, diikuti dengan perjalanan kembali ke kantor LPHD. Hari terakhir diisi dengan perjalanan dari Penepian Raya ke Nanga Lauk, evaluasi, dan rencana tindak lanjut.

“Partisipasi berbagai pihak seperti LPHD Lauk Bersatu, Karang Taruna Nanga Lauk, LPHD Bumi Lestari, dan PRCF Indonesia sangat penting dalam kegiatan ini,” tambah Rio.

Dengan pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan generasi muda di Desa Nanga Lauk dapat lebih peduli dan aktif dalam upaya pelestarian lingkungan. “Kami ingin generasi muda mampu berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di masa mendatang. (ros)