Rosadi Jamani

Kalimantan Barat, mutiara khatulistiwa di Indonesia, terkenal dengan kekayaan alamnya yang luar biasa. Salah satu kekayaan tersebut adalah keragaman tanaman hutannya yang mempesona. Hutan Kalimantan Barat bagaikan surga bagi para pecinta botani, menawarkan berbagai jenis tanaman unik dan menarik untuk ditelusuri.

Provinsi yang berbatasan langsung dengan Sarawak Malaysia ini memiliki 6,88 juta hektar hutan primer (47%) dari total luasan wilayah sekitar 14,9 juta hektar. Kawasan hutan terluas di Kabupaten Kapuas Hulu dengan luas 1.964.491 hektar. Sedangkan padang/semak belukar terluas berada di Kabupaten Ketapang dengan luas 1.374.145 hektar. Selain itu, Kalimantan Barat memiliki 8,2 juta hektar lahan gambut. Di dalam hutan tersebut tentunya banyak tanaman hutan.

Pengertian Tanaman Hutan

Tanaman hutan adalah semua jenis tumbuhan yang tumbuh secara alami di dalam kawasan hutan. Mereka dapat berupa pohon, perdu, semak, liana, epifit, dan berbagai jenis tumbuhan lainnya. Tanaman hutan memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan, menyediakan habitat bagi berbagai flora dan fauna, serta berperan dalam mengatur iklim mikro dan makro. Untuk di Kalimantan Barat memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, dengan lebih dari 3.500 spesies tanaman yang teridentifikasi. Hutan di wilayah ini didominasi oleh hutan hujan tropis, yang kaya akan flora dan fauna.

Berikut ini 10 tanaman hutan yang masih bisa ditemukan di hutan Kalimantan Barat:

  1. Meranti (Shorea spp.). Meranti adalah salah satu pohon kayu keras yang sangat berharga dan banyak ditemukan di hutan hujan tropis Kalimantan Barat. Jenis ini digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk bahan bangunan dan furnitur.
  2. Ulin (Eusideroxylon zwageri). Juga dikenal sebagai kayu besi, Ulin adalah pohon yang kayunya sangat keras dan tahan lama. Pohon ini sering digunakan untuk konstruksi jembatan dan rumah tradisional.
  3. Ramin (Gonystylus spp.). Ramin adalah pohon yang menghasilkan kayu putih yang halus dan sering digunakan dalam pembuatan furnitur dan perabot rumah tangga.
  4. Tengkawang (Shorea spp.). Tengkawang adalah pohon yang menghasilkan biji yang mengandung minyak tengkawang, yang digunakan dalam industri kosmetik dan makanan.
  5. Agathis (Agathis borneensis). Pohon Agathis dikenal karena resin atau getahnya yang digunakan dalam berbagai industri, termasuk untuk membuat pernis dan lem.
  6. Gaharu (Aquilaria spp.). Gaharu adalah pohon yang terkenal karena kayunya yang beraroma harum, yang dihasilkan ketika pohon tersebut terinfeksi oleh jamur tertentu. Kayu gaharu digunakan untuk membuat minyak wangi dan dupa.
  7. Bengkirai (Shorea laevis). Pohon ini menghasilkan kayu yang kuat dan tahan lama, sering digunakan dalam konstruksi bangunan dan untuk pembuatan decking.
  8. Belian (Eusideroxylon zwageri). Kayu Belian terkenal karena ketahanannya terhadap serangga dan air, sering digunakan untuk konstruksi berat seperti tiang rumah dan jembatan.
  9. Damar (Agathis dammara). Pohon Damar menghasilkan getah yang digunakan dalam industri pembuatan pernis, lak, dan bahan bakar.
  10. Kapur (Dryobalanops aromatica). Pohon ini menghasilkan kayu kapur yang berkualitas tinggi, serta minyak kapur barus yang diekstraksi dari batangnya.

Sebenarnya masih banyak lagi tanaman hutan yang ada di Bumi Khatulistiwa. Ada tanaman hutan menjadi sumber bahan baku seperti rotan, damar, dan berbagai hasil hutan lainnya merupakan bahan baku penting untuk berbagai industri. Ada tanaman hutan untuk sumber obat-obatan, dan sumber makanan. Cuma, 10 tanaman hutan itulah paling banyak dimanfaatkan oleh masyarakat dan juga memiliki nilai ekonomi yang tinggi.