Desa Nanga Lauk produksi madu

Oleh DM Zainuddin

Lebah adalah salah satu mahluk dari sekian banyak mahluk hidup yang terdapat di alam. Lebah merupakan mahkluk hidup yang keberadaannya memberikan manfaat bagi kehidupan manusia. Bahkan lebah merupakan hewan yang tidak boleh punah, sebab jika lebah punah dan tidak ada lagi madu tentu akan berdampak besar, karena lebah juga  berperanan penting pada ekosistem dunia. Lebah madu yang ada di alam Indonesia adalah A. andreniformis, A. cerana dan A. dorsata, serta A. koschevnikovi. Koloni lebah adalah pelaku utama penyerbukan pada 70% tanaman pangan di dunia, sehingga jika lebah punah maka akan berpengaruh pada pertumbuhan tanaman karena lebah dapat membantu penyerbukan  bunga itulah alasan kenapa lebah sangat penting dalam kehidupan.

Secara taksonomi, lebah madu merupakan hewan kelas Insecta (serangga) dari famili Apidae (Apini) dan genus Apis. Hewan yang dalam bahasa Inggris ini disebut sebagai Honey Bee.

Menurut sebuah penelitian, dari kurang lebih 20.000 spesies lebah di dunia,  ada tujuh spesies lebah penghasil madu dimana  lima spesies  diantaranya adalah lebah asli Indonesia. Berikut ini adalah  tujuh spesies lebah penghasil madu menurut para ahli.

  1. Apis cerana, atau Lebah Madu Timur (Asiatic Honey Bee)
  2. Apis andreniformis(Black Dwarf Honey Bee)
  3. Apis dorsata, atau Lebah Madu Raksasa
  4. Apis koschevnikovi, atau Lebah Madu Merah
  5. Apis nigrocincta
  6. Apis mellifera, atau Lebah Madu Barat (Western Honey Bee)
  7. Apis florea, atau Lebah Madu Kerdil (Red Dwarf Honey Bee)
  8. Apis cerana, atau Lebah Madu Timur (Asiatic Honey Bee)

Apis cerana atau lebah madu timur tersebar di wilayah Asia tenggara dan selatan, seperti Cina, Korea, Jepang, Pakistan, Bangladesh, India, Papua Nugini, Malaysia dan Indonesia. Di Indonesia sendiri lebah madu timur (Apis cerana) berada di pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Bali dan Lombok.

Apis cerana, lebah madu timur, atau lebah madu Asia, merupakan spesies lebah madu asli Asia Selatan, Tenggara dan Timur. Spesies ini merupakan spesies saudara dari Apis koschevnikovi dan keduanya berada dalam subgenus yang sama dengan lebah madu barat (Eropa), Apis mellifera. A. cerana diketahui hidup secara simpatik bersama Apis koschevnikovi dalam lokasi geografis yang sama. Koloni Apis cerana dikenal membangun sarang yang terdiri dari beberapa sisir di dalam rongga yang berisi pintu masuk kecil, mungkin untuk pertahanan terhadap invasi individu dari sarang lain. Makanan spesies lebah madu ini sebagian besar terdiri dari serbuk sari dan nektar, atau madu. Selain itu, Apis cerana dikenal dengan perilaku sosialnya yang tinggi, yang mencerminkan klasifikasinya sebagai salah satu jenis lebah madu.

Deskripsi dan identifikasi

Ciri fisik individu Apis cerana sangat mirip dengan spesies lain dalam genus Apis. Individu dalam genus ini ditandai dengan rambut panjang dan tegak yang menutupi mata majemuk dan membantu pengumpulan serbuk sari, scutellum yang sangat cembung, dan lobus jugal di sayap belakang. Apis cerana dewasa berwarna hitam, dengan empat garis perut berwarna kuning. Ada juga perbedaan antara lebah pekerja, ratu, dan drone. Lebah pekerja dicirikan oleh adanya alat penyengat pada kaki belakangnya untuk mengangkut serbuk sari, serta adanya alat penyengat sebagai pengganti organ untuk bertelur. Ratu, yang merupakan lebah betina reproduktif, biasanya berukuran lebih besar daripada lebah pekerja karena organ reproduksinya yang membesar. Drone, yang merupakan spesies jantan, ditandai dengan matanya yang lebih besar, tidak adanya alat penyengat, dan bentuk perut yang lebih tumpul.

Distribusi dan habitat

Apis cerana mencakup berbagai zona iklim termasuk hutan hujan tropis lembab, sabana tropis basah-kering, stepa garis lintang tengah, padang rumput kering garis lintang tengah, hutan gugur kontinental lembab, dan taiga. Kisaran alami Apis cerana terbentang dari Primorsky Krai di Rusia di utara, hingga Indonesia bagian timur di selatan; dan ke Jepang di timur, hingga dataran tinggi Afghanistan di barat. Negara-negara asal mereka termasuk Afganistan, Bangladesh, Bhutan, Brunei, Kamboja, Tiongkok, India, india, Jepang, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Korea Utara, Pakistan, Filipina, Rusia, Korea Selatan, Sri Lanka, Taiwan, Thailand, Timor-Leste, dan Vietnam. Hewan ini sengaja diperkenalkan ke New Guinea pada tahun 1970-an, dan sejak itu menyebar ke Kepulauan Selat Torres hingga Australia dan Kepulauan Solomon. Meskipun spesies ini secara alami dikelompokkan di Asia Timur, kini spesies ini telah berkembang ke berbagai wilayah di dunia karena campur tangan manusia, dengan kekhawatiran khusus mengenai potensi invasifnya di Australia karena sarangnya ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk alam dan lingkungan. buatan manusia

Klasifikasi ilmiah lebah madu

Domain : Eukaryota
Kingdom : Animalia
Phylum : Arthropoda
Class : Insecta
Order : Hymenoptera
Family : Apidae
Genus : Apis
Species : Apis cerana, Apis andreniformis, Apis dorsata, Apis koschevnikovi, Apis nigrocincta, Apis mellifera, Apis florea

Referensi:

https://grandtjokro.com/jakarta/blog/madu

https://www.idntimes.com/science/discovery/ineu-nursetiawati/7-spesies-lebah-penghasil-madu-kamu-harus-tahu-exp-c1c2

https://en.wikipedia.org/wiki/Apis_cerana

https://mediatani.co/apis-cerana/

https://alamendah.org/2015/01/30/mengenal-lebah-madu-dan-jenis-jenisnya-di-indonesia/

 

Leave A Comment