Patroli hutan

Patroli Hutan dan Mitigasi Kebakaran Masih Menjadi Fokus Utama

Patroli hutan masih menjadi fokus utama PRCF Indonesia dalam mendampingi empat desa di Kabupaten Kapuas Hulu. Mitigasi kebakaran lahan dan hutan juga menjadi fokus dalam rencana program Rimba Collective tahun 2022 ini.

“Patroli hutan tetap menjadi fokus kita. Cara inilah paling efektif untuk memastikan bahwa hutan desa bisa terjaga dengan baik,” kata Fasilitator Konservasi Hutan PRCF Indonesia, Yadi Purwanto S Hut dalam rapat koordinasi di Aula Dangau Resort Singkawang, Kamis (16/6/2022).

Dijelaskannya, tahun sebelumnya, desa yang didampingi PRCF Indonesia adalah Desa Nanga Jemah, Nanga Betung, Sri Wangi dan Tanjung secara rutin melakukan patroli hutan. Pada tahun ini, patroli hutan tetap dilakukan sebagai mana tahun sebelumnya.

“Patroli rutin tetap dilakukan. Bahkan, patroli untuk monitoring flora dan fauna di hutan juga dilakukan. Tak kalah pentingnya, juga dilakukan patroli mitigasi risiko kebakaran hutan,” papar alumni Fakultas Kehutanan Untan ini.

Mitigasi risiko kebakaran ini sangat penting mengingat sering terjadi kebakaran dan hutan. Kalau di Desa Nanga Lauk yang juga didampingi PRCF Indonesia telah dilakukan mitigasi kebakaran. Ada pelatihan pemadaman api dengan menghadirkan unit manggala agni. Seluruh perlengkapan alat pemadam kebakaran juga disiapkan. Termasuklah pakaian khusus untuk memadamkan api juga dilengkapi.

“Mitigasi kebakaran seperti di Nanga Lauk juga akan kita terapkan di desa dampingan PRCF. Kita punya pengalaman akan mitigasi ini. Tujuannya apabila terjadi kebakaran lahan dan hutan, tim dari LPHD bisa cepat mengatasinya,” ujar Yadi.

Batas Desa

Beberapa desa yang menjadi dampingan PRCF masih belum tuntas persoalan batas desa. Termasuk juga batas hutan desa harus jelas tanda batasnya. PRCF Indonesia dengan pengalaman yang dimiliki akan mendampingi Pemerintah Desa dan LPHD untuk membuat batas desa maupun batas hutan desa.

Selain persoalan batas desa ini, PRCF Indonesia juga akan mendampingi dalam melakukan kajian pengelolaan muka air gambut dan pembuatan sekat kanal. Untuk kajian ini, PRCF akan bekerja sama dengan pihak ketiga atau ahli. (ros)