Yadi Purwanto, Fasilitator Konservasi PRCF Indonesia menjadi pelatih dalam Pelatihan SMART Patrol di Desa Batu Ampar dan Medan Mas Kabupaten Kubu Raya, 7 – 8 Oktober 2023. Dua desa itu merupakan dampingan dari Yayasan Hutan Biru (YHB).

“Selama ini tim patroli LPHD dampingan PRCF Indonesia mendapat pelatihan dari Yayasan Planet Indonesia. Namun kali ini PRCF dapat berbagi pengalaman mengenai pengaplikasian SMART Patrol ke dua LPHD dampingan Yayasan Hutan Biru yang berbasis di Kecamatan Batu Ampar Kab Kubu Raya,” kata Yadi Purwanto di kantornya, Selasa (10/10/2023).

Yadi Purwanto
Yadi Purwanto saat berbagi pengalaman menggunakan aplikasi SMART Patrol di Desa Medang Mas

Dijelaskan alumni Fakultas Kehutanan Untan ini, Pelatihan di Desa Batu Ampar dilaksanakan pada 8 Oktober 2023 di rumah ketua LPHD, Hermansyah di Dusun Simpang. “Peserta pelatihan terdiri 12 orang dari Desa Batu Ampar. Ada juga empat mahasiswa magang dari Fakultas Kehutanan Untan. Lalu, ada tiga orang dari YHB,” paparnya.

Pelatihan ini sebagai best practice atau berbagi pengalaman yang telah dilakukan PRCF. Pengalaman ini dibagikan ke pengurus LPHD yang didampingi YHB. Selama ini, PRCF telah mengaplikasikan SMART Patrol untuk enam desa dampingan PRCF, yakni Desa Nanga Lauk, Nanga Jemah, Nanga Betung, Sri Wangi, Tanjung, dan Penepian Raya. Semua desa ini berada di Kabupaten Kapuas Hulu.

“Pengalaman itu, kita ceritakan ke peserta pelatihan. Hal penting adalah memperkenalkan aplikasi SMART Patrol. Kita mulai ajarkan dari install ke laptop, download aplikasi SMART mobile ke Smartphone, data model yang dapat dimodifikasi, praktik menggunakan GPS, praktik patroli, entry data hasil patroli ke aplikasi SMART, membuat laporan, selain itu berbagi pnglaman tentang SOP patroli,” ungkap Yadi.

Desa Medan Mas

Setelah melatih di Desa Batu Ampar, pelatihan dilanjutkan di Desa Medan Mas. Tempat pelatihan di Learning Center Medan Mas, 10 Oktober 2023. Materinya sama seperti di Batu Ampar.

“Dengan SMART Patrol ini tentunya data terkait flora dan fauna di dua desa itu bisa terekam dengan baik, dan masuk data base. Inilah yang kita lakukan di Kapuas Hulu. Mudah-mudahan dengan pelatihan ini, LPHD di dua desa itu, apabila melakukan patroli hutan sudah bisa menggunakan SMART Patrol,” harap Yadi. (ros)