Hutan desa harus selalu dijaga. Salah satu bentuk menjaga hutan desa itu dengan memasang papan informasi. Hal inilah yang dilakukan LPHD Lauk Bersatu Desa Nanga Lauk.

“Pada pertengahan bulan Oktober lalu, tepatnya tanggal 16 – 17 Oktober, kita mendampingi LPHD Lauk Bersatu memasang papan informasi di hutan desa. Pemasangan papan informasi itu berjalan sesuai rencana dan semua sudah terpasang,” kata Fasilitator Konservasi PRCF Indonesia, Erik Munandar S Hut, Senin (6/11/2023).

Pemasangan papan informasi itu bersamaan dengan kegiatan patroli hutan desa. Patroli ini secara regular dilaksanakan setiap bulan. Kegiatan ini juga berjalan lancar tanpa ada kendala di lapangan.

Pemasangan papan informasi dilakukan tim patroli hutan desa Nanga Lauk
Pengurus LPHD Lauk Bersatu sedang membuat papan informasi

“Papan informasi itu berupa nama-nama sungai atau lokasi yang masih berada di dalam kawasan hutan desa. Seperti nama Penyangkau Basin, Suak Pelaik, Sungai Tunggal, dan Sungai Temeru. Nama ini ditulis pada sebidang papan yang sudah dicat. Lalu, papan itu dipaku di batang pohon di kawasan hutan,” papar Erik.

Karena kawasan hutan desa Nanga Lauk didominasi rawa, patroli hutan sepenuhnya menggunakan perahu motor. Dicari pohon yang strategis untuk menempelkan papan informasi. Tujuannya, apabila ada warga melintas di kawasan hutan, mereka menjadi tahu nama daerah yang dilewatinya.

“Tujuan paling utama dengan papan informasi itu, siapa pun masuk ke kawasan, mereka tahu bahwa kawasan itu adalah hutan desa. Ada sejumlah aturan yang harus dipatuhi apabila sudah mengetahui hutan desa. Di antaranya tidak boleh menebang pohon, melakukan eksploitasi terhadap satwa maupun tanaman di dalamnya,” papar pria kelahiran Ketapang ini.

Pembuatan Papan Informasi

Pembuatan papan informasi melibat pengurus LPHD dan tim patroli hutan. Papan itu terbuat dari kepingan papan. Lalu dipotong-potong satu meter. Potongan itu dicat putih. Setelah itu barulah ditulis nama lokasi.

Proses pembuatan itu di Rumah Bambu dan Kantor LPHD Lauk Bersatu. Para pengurus secara bergotong-royong mengerjakan papan informasi itu. Terlihat kekompakkan antarpengurus. Begitu juga saat pemasangan di lapangan. (ros)