Book Appointment Now

Perjalanan Program
Selama lebih dari dua dekade, PRCF Indonesia membangun kemitraan erat dengan masyarakat adat dan desa di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, dan Sumatra Utara untuk memastikan pengelolaan hutan yang lestari.
Beberapa capaian penting meliputi:
Perhutanan Sosial
Mendampingi lebih dari 10 Hutan Desa di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, termasuk penguatan kelembagaan LPHD dan pengembangan sistem patroli hutan.
Konservasi Spesies
Menginisiasi program konservasi habitat orangutan Kalimantan dan Tapanuli, owa, harimau sumatra, rangkong, dan lutung hitam Sumatra di Bentang Alam Batang Toru dan Hadabuan Hill.
Pengelolaan Hutan Desa
Memfasilitasi percepatan usulan Hutan Desa di Labuhan Batu Utara dan Tapanuli Selatan, termasuk penyusunan RKPS dan pelatihan LPHD.
Ekonomi Berkelanjutan
Mendukung pengembangan usaha komunitas berbasis HHBK seperti kopi, gula aren, madu hutan, dan tenun tradisional sebagai alternatif ekonomi ramah konservasi.
Lanskap Dampingan
PRCF Indonesia aktif bekerja di dua lanskap utama di Sumatra Utara dengan fokus konservasi dan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.
Lanskap Ekosistem Batang Toru
Fokus pada konservasi satwa kunci — Harimau Sumatra, Orangutan Tapanuli, Siamang, Owa, dan lutung hitam Sumatra — serta penguatan kapasitas masyarakat desa.
Desa Dampingan
- Tanjung Dolok
- Simaninggir
- Batu Satail
- Aek Nabara
- Marancar Julu
Lanskap Bukit Hadabuan
Fokus pada pengembangan OECM berbasis Hutan Desa, patroli hutan, dan alternatif ekonomi ramah lingkungan.
Desa dampingan
- Lobu Tayas
- Pematang
- Gorahut
GALERI KEGIATAN




Informasi Program
Rencana Perhutanan Sosial
PRCF Indonesia menyiapkan usulan untuk 8 desa tambahan agar memperoleh izin Perhutanan Sosial. Upaya ini membuka akses masyarakat terhadap hak kelola resmi dan memperkuat praktik pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Sorotan Program
20+
Tahun pendampingan komunitas
10+
Hutan Desa didampingi
2
Lanskap utama di Sumatra Utara
8
Desa usulan perhutanan sosial
